Rabu, 18 Maret 2015

Penalaran,berfikir deduktif dan berfikir indukatif


Penalaran,berfikir deduktif dan berfikir indukatif


A.Penalaran
Penalaran adalah suatu proses berfikir manusia untuk menghubung-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga sampai pada suatu kesimpulan yang logis berdasarkan atas evidensi yang relevan. Dengan demikian, penalaran adalah proses penafsiran fakta sebagai dasar untuk menarik kesimpulan. Data atau fakta yang dinalarkan itu boleh benar dan boleh tidak. Data yang dapat dipergunakan dalam penalaran untuk mencapai satu kesimpulan harus dalam bentuk kalimat pernyataan.           
1.      Proposisi dan Term
Proposisi adalah kalimat yang berisi pernyataan tentanghubungan antara fakta –fakta (subjek dan predikat). Term adalah kata atau kelompok kata yang dapat dijadikan subjek atau predikat dalam sebuah kalimat proposisi. Namun proposisi juga dapat diartikan sebagai kalimat pernyataan tentang hubungan antara fakta-fakta yang dapat dinilai benar atau salah. Suatu proposisi mempunyai subjek dan predikat yang berbentuk kalimat, tetapi tidak semua kalimat digolongkan dalam proposisi. Hanya kalimat berita netral yang dapat disebut proposisi.

Seorang ahli logika bangsa Swiss bernama Euler pada abad XVII menemukakan konsepnya, empat jenis proposisi dengan lima macam posisi lingkaran (lingkaran Euler). Keempat jenis proposisi itu yaitu:
a.       Suatu pangkat yang tercakup dalam subjek sama dengan perangkat yang terdapat dalam predikat.
Contoh: Semua sehat adalah semua tidak sakit.
Oval: S = P                                                                 

b.      Suatu perangkat yang tercakup dalam subjek menjadi bagian dari perngkat predikat.

Contoh: Semua sepeda beroda.
Flowchart: Connector: SOval:  P                 

Flowchart: Connector: POval: SSebagian binatang adalah kera.

c.       Suatu perangkat yang tercakup dalam subjek berada diluar perangkat predikat.
Contoh: Tidak seorang pun manusia adalah binatang.
Flowchart: Connector: PFlowchart: Connector: S                 

d.      Sebagian perangkat yang tercakup dalam subjek berada di luar perangkat predikat.
Contoh: Sebagian kaca tidaklah bening.

2.      Jenis-jenis Proposisi
Berdasarkan bentuknya, preposisi dibagi atas 2, yaitu:
a.                   Proposisi Tunggal
Proposisi tunggal hanya mengandung satu pertanyaan.
Contoh: Semua mahasiswa adalah agen perubahan
b.                   Proposisi Majemuk
Proposisi majemuk mengandung lebih dari satu pernyataan,
Contoh: Semua mahasiswa adalah agen perubahan dan calon pemimpin .

Berdasarkan sifatnya,proposisi dibagi 2, yaitu:
a.                   Proposisi Kategorial
 Proposisi Kategorial adalah hubungan subjek dan predikat terjadi tanpa     syarat.
    Contoh: Sebagian binatang berkaki empat.
b.                   Proposisi Kondisional
   Proposisi Kondisional adalah hubungan antara subjek dan predikat terjadi dengan suatu syarat yang dapat diingat sebelum peristiwa berlangsung.
     Proposisi Kondisional dibagi 2, yaitu:
1)                  Proposisi Kondisional Hipotesis,yang terdiri anteseden (syarat) dan konsekuen (akibat).
Contoh: Kalau metodenya diubah (anteseden), maka hasilnya akan berbeda (konsekuen).
2)                  Preposisi kondisional Disjungtif, yaitu suatu alternate atau pilihan.
Contoh: Kita akan melanjutkan diskusi ini, atau bubar saja.

Berdasarkan kualitasnya, preposisi dibagi menjadi dua, yaitu:
a.                   Preposisi Positif (afirmatif)
Preposisi positif (afirmatif) adalah preposisi yang membenarkan adanyapersesuaian hubungan antara subjek dan predikat.
Contoh: Sebagian mahasiswa tidak melekukan KKN.
b.                   Preposisi Negatif
Preposisi negatif adalah preposisi yang menyatakan tidak ada hubungan antara subjek dan predikat.
Contoh: Sebagian orang jompo tidaklah pelupa.
Berdasarkan kuantitasnya, proposisi dibagi menjadi dua, yaitu:
a.                   Proposisi Universal
Proposisi universal adalah predikat proposisi membenarkan atau mengingkari seluruh objek.
Contoh: Semua dokter adalah orang pintar
                         Tidak seorang dokter pun adalah orang yang tak pintar.
b.                  Proposisi Khusus
Proposisi khusus adalah predikat  proposisi hanya membenarkan atau mengingkari sebagian subjek.
Contoh: Sebagian mahasiswa gemar olahraga.

3.      Bentuk-bentuk Preposisi
Berdasarkan dua jenis preposisi yaitu preposisi kuantitas (umum dan khusus) dan proposisi kualitas (positif dan negatif) didapatkan empat macam proposisi, antara lain:
            a.  Proposisi Umum positif
Proposisi umum positif adalah proposisi yang predikatnya membenarkan keseluruhan asubjek yang disebut proposisi A.
            b. Proposisi Umum Negatif
            Proposisi umum negatif adalah proposisi yang predikatnya mengingkari keseluruhan subjek yang disebut proposisi E.
            c.  Proposisi Khusus Positif
            Proposisi khusus positif adalah proposisi yang predikatnya membenarkan sebagian subjek yang disebut proposisi I.
           d. Proposisi Khusus Negatif
           Proposisi khusus negatif adalah proposisi yang predikatnya mengingkari sebagian subjek yang disebut proposisi O.


INFERENSI DAN IMPLIKASI

§  Pengertian inferensi
Inferensi adalah suatu proses penarikan konklusi dari satu atau lebih proposisi. Ada dua cara yang bisa ditempuh dalam inferensi yaitu inferensi induktif dan inferensi deduktif.
Inferensi deduktif terdiri atas inferensi langsung dan inferensi tidak langsung (inferensi silogistik). Inferensi langsung adalah penarikan konklusi hanya dari sebuah premis. Ada jenis lima penalaran     langsung    yaitu : inversi,konversi,obvesrsi,kontraposisi,dan oposisi
Inversi adalah penalaran langsung dengan cara dengan menegasikan subjek proposisi premis dan menegasikan atau tidak menegasikan baik subjek maupun predikat proposisi premis, maka inversi itu disebut inversi lengkap. Inversi dilakukan dengan menegasikan subjek proposisi premis, sedangkan predikatnya tidak dinegasikan, maka inversi itu disebut inversi sebagian.
§  Pengertian implikasi
Implikasi dapat merujuk kepada:
Dalam manajemen:
·         Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi,   perencanaan kerja dan formulasi kebijakan
·         implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan



Dalam logika:
·        Implikasi logis dalam logika matematika
·        Kondisional material dalam falsafah logika
Jadi definis implikasi dalam bahasa indonesia adalah keterlibtan atau keadaan terlibat
Contoh : implikasi manusi sebagai objek percobaan atau penelitian semakin terasa manfaat dan kepentinganya.

                    WUJUD EVIDENSI


§  Pengertian Wujud Evidensi
Yaitu Unsur yang paling penting dalam suatu tulisan argumentatif adalah evidensi.   Pada hakikatnya evidensi adalah semua fakta yang ada, semua kesaksian, semua informasi, atau autoritas, dan sebagainya yang dihubung-hubungkan untuk membuktikan suatu kebenaran. Fakta dalam kedudukan sebagai evidensi tidak boleh dicampur-adukkan dengan apa yang dikenal dengan pernyataan dan penegasan. Pernyataan tidak berpengaruh apa-apa pada evidensi, ia hanya sekedar menegaskan apakah suatu fakta itu benar atau tidak. Fakta adalah sesuatu yang sesungguhnya terjadi, atau sesuatu yang ada secara nyata.

CARA MENGUJI FAKTA
§  Untuk menetapkan apakah data atau informasi yang diperoleh adalah fakta, maka harus diadakan penilaian. Penilaian tersebut ada dua tingkat. Yang pertama untuk meyakinkan bahwa semua bahan data tersebut adalah fakta. Yang kedua yaitu dari semua fakta tersebut dapat digunakan sehingga benar-benar memperkuat kesimpulan yang akan diambil. Cara menguji fakta ada dua yaitu :
1.     Konsistensi
2.     Koherensi
       CARA MENGUJI OTORITAS
§  Metode ini digunakan untuk menguasai ilmu pengetahuan jika metode pengalaman tidak dapat digunakan secara efektif. Cara lain dengan bertanya atau menggunakan pengalaman orang lain. Seorang mahasiswa tidak perlu pergi ke bulan untuk mengetahuitentang keadaan dan situasi bulan. Mereka dapat bertanya pada dosennya atau orang yangmempunyai pengalaman dalam bidangnya.


Berpikir Deduktif
Deduksi berasal dari bahasa Inggris deduction yang berarti penarikan kesimpulan dari keadaan-keadaan yang umum, menemukan yang khusus dari yang umum. Deduksi adalah cara berpikir yang di tangkap atau di ambil dari pernyataan yang bersifat umum lalu ditarik kesimpulan yang bersifat khusus. Penarikan kesimpulan secara deduktif biasanya mempergunakan pola berpikir yang dinamakan silogismus.
Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.
Berpikir Induktif
Induksi adalah cara mempelajari sesuatu yang bertolak dari hal-hal atau peristiwa khusus untuk menentukan hukum yang umum. Induksi merupakan cara berpikir dimana ditarik suatu kesimpulan yang bersifat umum dari berbagai kasus yang bersifat individual. Penalaran secara induktif dimulai dengan mengemukakan pernyataan-pernyataan yang mempunyai ruang lingkup yang khas dan terbatas dalam menyusun argumentasi yang diakhiri dengan pernyataan yang bersifat umum
Berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti. Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif. (www.id.wikipedia.com)
Jalan induksi mengambil jalan tengah, yakni di antara jalan yang memeriksa cuma satu bukti saja dan jalan yang menghitung lebih dari satu, tetapi boleh dihitung semuanya satu persatu. Induksi mengandaikan, bahwa karena beberapa (tiada semuanya) di antara bukti yang diperiksanya itu benar, maka sekalian bukti lain yang sekawan, sekelas dengan dia benar pula.
Penalaran ilmiah pada hakikatnya merupakan gabungan dari penalaran deduktif dan induktif. Dimana lebih lanjut penalaran deduktif terkait dengan rasionalisme dan penalaran induktif dengan empirisme. Secara rasional ilmu menyusun pengetahuannya secara konsisten dan kumulatif, sedangkan secara empiris ilmu memisahkan antara pengetahuan yang sesuai fakta dengan yang tidak. Karena itu sebelum teruji kebenarannya secara empiris semua penjelasan rasional yang diajukan statusnya hanyalah bersifat sementara, Penjelasan sementara ini biasanya disebut hipotesis.
Hipotesis ini pada dasarnya disusun secara deduktif dengan mengambil premis-premis dari pengetahuan ilmiah yang sudah diketahui sebelumnya, kemudian pada tahap pengujian hipotesis proses induksi mulai memegang peranan di mana dikumpulkan fakta-fakta empiris untuk menilai apakah suatu hipotesis di dukung fakta atau tidak. Sehingga kemudian hipotesis tersebut dapat diterima atau ditolak.
Maka dapat disimpulkan bahwa penalaran deduktif dan penalaanr induktif diperlukan dalam proses pencarian pengetahuan yang benar.

http://triezdamila.blogspot.com/p/penalaran.html
http://astriedtungga.blogspot.com/2014/03/penalaranproposisiinferensi-dan.html
https://hasanaguero.wordpress.com/2012/05/14/berpikir-induktif-dan-deduktif/

Senin, 27 Oktober 2014

Liburan Kerumah Nenek



Jakarta – Mojokerto

            Malam itu ibuku mendapatkan telepon dari Nenek di Mojokerto.Nenek bilang persediaan pangan disana sudah hampir habis,jadi Nenek meminta Ibuku untuk mengirimkan uang untuk kebutuhan pangan disana.karena kebetulan saya mendengar perbincangan antara ibu dan nenek tersebut.akhirnya saya berinisiatif untuk meminta kepada ibu,supaya saya saja yang mengirimkan uang itu sekaligus ingin merasakan nyamannya dikota kelahiranku kembali bersama Nenek disana.
            Rasanya rindu sekali dengan keluarga disana.Sudah sekitar 4 tahun saya tidak menengok keluarga dan saudara-saudara saya disana.Pada akhirnya saya diizinkan untuk pergi kesana,dengan catatan tidak bisa sampai lebih satu minggu,karena toko keluarga disini bisa kewalahan jika ditinggal terlalu lama.
            Keesokan harinya saya langsung kerumah teman saya,yang bernama Kure untuk mengajak liburan bersama kekampung halamanku.sesampainya dirumahnya,ternyata dia masih tertidur pulas dikamanya.akhirnya saya pun harus membangunkannya terlebih dahulu dan menyuruhnya bersiap-siap karena kita akan pergi kestasiun kereta untuk membeli tiket kereta api.
            Waktu telah menunjukan pukul 11.00 wib dan kita pun berangkat menuju stasiun bekasi.Sesampainya diloket pembelian tiket saya terkejut,karena sekarang telah diubah untuk proses pemesanan tiket kereta api,maklum sudah lama saya tidak kestasiun kereta api lagi,dan sekarang bagi saya justru membuat rumit pengguna jasa kereta api indonesia,sebab memesan tiket saja harus menulis biodata dan nama keretanya serta membawa foto kopy ktp,sedangkan saya belum tau dengan peraturan yang baru ini.Akhirnya pun saya harus keluar stasiun dulu untuk mencari tempat foto kopy ktp untuk syarat pemesanan tiket.Sekembalinya saya kestasiun dan telah mengikuti prosedur pemesanan tiket,ternyata jadwal keberangkatan yang saya inginkan sudah penuh tidak ada lagi bangku kosong.Akhirnya saya memilih untuk jadwal keberangkatan yang masih ada kuota bangku kosongnya.Sedapatnya tiket pun sudah kami kantongi dengan keberangkatan tanggal 2 Juli 2014 dengan nama kereta Gaya baru malam selatan tujuan Jakarta kota – Surabaya Gubeng.
            Rabu 2 juli 2014,pukul 08.00 wib pagi,kami sepakat untuk bertemu didepan Gedung juang,kita bersama-sama berangkat menuju stasiun Jakarta kota,sebab kereta yang  kami tumpangi menuju Surabaya dijadwalkan berangkat pukul 11.30 wib dari statiun Jakarta kota.Dari stasiun Bekasi kita berangkat dengan menggunakan kereta api computer line menuju Jakarta kota.Setibanya distasiun Jakarta kota pukul 10.15 wib,kita pun bingung menunggu satu jam lebih disana,harus berbuat apa supaya tidak jenuh menunggu.Kita pun pergi ke Indomart point untuk membeli perbekalan selama dikereta nanti,soalnya perjalanan dari statiun Jakarta kota menuju stasiun Mojokerto memakan waktu 14 jam sampai 15 jam.Perbekalan pun sudah dibeli seperti roti,air minum dan makanan ringan untuk cemilan kita dikereta.
            Tanpa terasa berputar-putar distasiun jakarta kota,kereta Gaya baru malam selatan pun masuk ke jalur 7.Kami pun langsung berjalan menuju ke peron 7 untuk masuk kedalam rangkaian gerbong kereta tersebut.kami mendapatkan kursi di gerbong 2 dan duduk bersampingan.Setelah kurang lebih 30 menit kita dikereta,akhirnya keretanya pun perlahan-lahan mulai berjalan.Ternyata keberangkatan keretanya terlambat 15 menit dari jadwal.
            Tuuuuut tuuuut tuuuuut kereta pun mulai berjalan cepat.Sedangkan yang didalam gerbong masih banyak yang berdiri dan sibuk merapihkan barang bawaannya keatas bagasi.kami hanya membawa tas ransel satu,jadi tidak usah pusing-pusing dengan bawaannya,maklum anak laki-laki tidak suka yang rumit-rumit.Didalam kereta sebagian besar diisi oleh Orang tua dan Lansia,jarang sekali yah anak-anak mudanya,jadi kita pun harus so akrab dengan mereka,sedikit-sedikit bertanya mau kemana Pak,Bu,Mbah.
            Sepanjang perjalanan kita pun slalu melihat pemandangan diluar melalui jendela.Sawah,sapi,bukit-bukit,sungai yang bersih dan banyak batu-batu besar memanjakan mata kami,di Bekasi sudah jarang dapat melihat seperti itu,bahkan sawah pun dibekasi telah musnah,sudah banyak yang disulap menjadi perumahan penduduk karena padatnya kependudukan dan industri dibekasi.
            Hari mulai gelap,dan perlahan-lahan didalam kereta pun sunyi sedikit-sedikit hilang keakraban antar penumpang.Kelelahan mulai terlihat dalam raut wajahnya.Banyak sebagian yang menata koran dibawah kursi untuk beristirahat dan meluruskan kakinya,kami pun beristirahat sejenak sambil menunggu tibanya kereta distaiun yang kita tuju.
            Waktu pun menujukan pukul 02.10 wib,dan saya pun terbangun melihat kanan kiri sudah sampai mana ini.Ternyata tanpa sadar kereta pun berhenti di statiun Jombang Jawa timur,saya pun kaget dengan keadaan mata yang masih sedikit mengantuk.Jarak stasiun jombang dengan stasiun Mojokerto tidak begitu jauh,kira-kira hanya 20 menit saja waktu tempuhnya.Saya pun langsung membangunkan kure dan bersiap – siap,mengecek apakah ada barang yang tertinggal.Saya langsung berdiri didepan pintu gerbong,kira-kira 3 menit saya berdiri kereta pun berhenti di stasiun Mojokerto dan turun dari kereta.Udara sejuk dan segar yang langsung saya hirup dalam-dalam begitu turun dari kereta.
            Aku rindu Nenek.Setelah turun dan cuci muka ditoilet statiun,saya pun menelpon Kakak sepupu saya yang tinggal bersama Nenek,dan mengabari bahwa saya sudah sampai distasiun Mojokerto.Sambil menunggu dijemput saya dan kure keluar stasiun untuk mencari warung kopi untuk mengeteh karna udara pagi itu cukup dingin sekali disana.Kira-kira 15 menit kami menunggu akhirnya kakak sepupu saya pun tiba menjemput kami dan langsung menuju kerumah Nenek dengan menaiki sepeda motor.
.